25 Juli 2010

Indonesia Nomor 1 dg Kata Kunci Twitter di Google

Tweet It!

Twitter adalah social networking (jejaring sosial) dan microblogging dengan pengguna dapat melakukan tweet (menuliskan sampai 140 karakter termasuk link). Ada 2 pihak yaitu pengguna mengikut pihak lain (following) dan pihak lain menjadi pengikut pengguna (follower). Semakin banyak follower akan semakin populer akun twitter yang dibuat.


Sejak diciptakan tahun 2006 oleh Jack Dorsey, lebih d ari 100 pengguna di dunia. Khusus di Indonesia mulai populer disebabkan banyak selebritis dan media menggunakan media ini untuk personal branding atau news updating. Ternyata banyak hal yang bisa digali dari twitter baik untuk memperluas jaringan atau marketing/branding suatu produk, personal atau kegiatan. Saat ini dalam artikel apapun juga sering dibuat untuk bisa di re-tweet ke twitter dan di share ke facebook.


Wajar jika twitter menjadi 8 besar pertumbuhan kata kunci yang dipergunakan di google untuk tahun 2010 seperti urutan berikut ini :



1. world cup (+900%)
2. facebook en espaol (+700%)
3. fb (+500%)
4. fifa (+160%)
5. sign in (+120%)
6. 4shared (+100%)
7. facebook login (+100%)
8. twitter (+90%)
9. www.facebook.com (+90%)
10. face

Saya awalnya berfikir yang paling tinggi pertumbuhan penggunaan twitter dari Amerika Serikat tempat diciptakan media ini. Aneh bin ajaib negara yang makin sering mengakses dengan kata kunci Twitter adalah Indonesia, Venezuela dan Afrika Selatan. Lagi lagi untuk kota yang pertumbuhan terbesar menggunakan akta kunci twitter adalah Jakarta, Caracas (Venezuela) dan Dublin (Irlandia). Sudah bisa dipastikan bahasa yang menduduki pertumbuhan kata kunci twitter adalah Indonesia, diikuti Tagalog (Filipina) dan Portugis.


Berikut urutan 10 besar negara/wilayah, kota dan bahasa untuk pengakses dengan kata kunci Twitter pada mesin pencari google yang mempunyai pertumbuhan terbesar sejak tahun 2004.



Negara/Wilayah
1. Indonesia
2. Venezuela
3. Afrika Selatan
4. Filipina
5. Irlandia
6. Mexico
7. Brasil
8. India
9. Inggris
10. Kanada

Kota
1. Jakarta, Indonesia
2. Caracas, Venezuela
3. Dublin, Irlandia
4. Poplar, Inggris
5. Milpitas, CA, AS
6. Sterling, VA, AS
7. Delhi, India
8. Brentford, Inggris
9. Mexico City, Mexico
10. Dallas, TX, AS

Bahasa
1. Indonesia
2. Tagalog (Filipina)
3. Portugis
4. Inggris
5. Spanyol
6. Belanda
7. Turki
8. Swedia
9. Jerman
10. Perancis

Wah di Indonesia Twitter mempunyai pertumbuhan terbesar. Waka waka kok bisa ya ???


Salam

10 komentar:

  1. wah sampe ga ya target penjualannya 2 triliun ?

    BalasHapus
  2. sukabumi & sekitarnya menarik utk liburan, yg payah jalan dari Ciawi menuju Sukabumi macet, rusak ... kapan benernya ya tuh jalan

    BalasHapus
  3. @lischantik thx
    @wahyubramastyo salam kenal jg
    Anda bisa menulis hal2 yg lebih baik jika menulis dari hati
    salam

    BalasHapus
  4. ingatlah bersyukur sebelum tersungkur..hehe
    bersyukur itu juga ibadah.hehehe menurutq

    BalasHapus
  5. Salah satu internet sehat adalah bersilaturahmi. Salam...

    BalasHapus
  6. setuju...hheee , tak perlu saling menghina,.. karana blm tentu yg dihina lebih baik dari yang menghina.hehe

    BalasHapus
  7. @husin betul pak
    @infokomputerinternet saling dukung ya
    @botwnnix yang menghasilkan uang setuju pak
    @Kang Yudhie salam kenal, iya udah mampir kok
    @Endi Biaro salam
    @igasbujang betul belum tentu lebih baik tak baiklah saling menghina

    terima kasih tanggapan teman2 sesama blogdetik-ker

    BalasHapus
  8. setuju bos...nice article...
    kunjung balik ya:
    http://rikkybiologic.blogdetik.com/2010/09/28/sebuah-kisah-tentang-internet-sehat/

    BalasHapus
  9. Seharusnya Ketua Umum PSSI sebagai seorang pemimpin Sepak Bola di Tanah air bisa mencontoh Tokoh Besar Dunia yakni Muhammad SAW. Silahkan lihat di yapi.blogdetik.com

    BalasHapus
  10. Nurdin dan Gayus,.....ehm,..nama yang mungkin akan menjadi tend untuk bayi2 yang lahir di 2011,..indah dan penuh arti...semoga yang bayinya bernama nurdin dan gayus bisa kaya dan menjadi pemimpin abadi hehehehe...

    BalasHapus