14 Juni 2016

Pengorbanan Cinta Sejati

Tweet It!
Pengorbanan Cinta Sejati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku termenung di kamarku. Menangisi keadaanku saat ini. Bagaimana tidak, seorang yang aku cintai pergi meninggalkanku. Aku mengambil sebuah figura dan ku lihat foto di dalamnya. Aku mengingat bagaimana pertama kali kami bertemu…

—

“Renata!!! Ayo cepat, kasihan dia sudah menunggu lama,” teriak Monica padaku. Dia adalah sahabatku dan hari ini kami akan bertemu dengan seorang temannya, dia akan mencoblangiku! Yah, memang aku dan pria itu sering telfonan, tapi kami tak pernah bertemu.
Dan hari ini, akhirnya aku bertemu dengannya. Lucio, seorang laki-laki yang sangat romantis dan ideal, sangat berbeda dariku. Aku tidak terlalu cantik, menurutku. Sampai sekarang pun aku masih bingung mengapa dia mau bertemu denganku.

Kami pun sampai di sebuah cafe di daerah Jakarta Selatan. Aku dan Monica mencari-cari sosok Lucio. Ternyata Monica sudah melihat Lucio terlebih dahulu. Kami langsung menuju ke sana. Tapi dia tidak sendirian. Di sampingnya ada seorang pria bule. Dia lumayan juga, batinku.
“Hi! Senang bertemu denganmu, Renata,” sapa Lucas dengan senyum manisnya. Dia benar-benar sangat mempesona! “Jadi kamu tidak senang bertemu denganku?” ucap Monica yang diiringi oleh tawa kami. “Oh iya, perkenalkan, dia adalah sahabatku, Josh Tyree. Sepert
... baca selengkapnya di Pengorbanan Cinta Sejati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

13 Juni 2016

Mengalir Seperti Air

Tweet It!
Mengalir Seperti Air Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya, "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati." Sang Guru tersenyum, "Oh, kamu sakit."

"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati."

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu bernama, 'Alergi Hidup'. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan."

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.

Usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. A
... baca selengkapnya di Mengalir Seperti Air Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu